Mengetahui berapa biaya turun mesin motor matic sebelum melakukannya sangatlah penting. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui perkiraan biayanya. Setelah itu, Anda bisa melakukan perbandingan harga yang ditetapkan beberapa bengkel sebelum memilih satu bengkel tertentu.

Strategi ini penting dilakukan agar Anda bisa mendapatkan bengkel yang menawarkan harga turun mesin paling murah. Karena bagaimanapun, biaya turun mesin tidak sama dengan biaya service biasa, sehingga sangat penting untuk mendapatkan harga paling murah untuk lebih menghemat budget.

Apa Saja Penyebab Turun Mesin?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai biaya turun mesin motor matic, tentu tidak kalah penting untuk membahas apa saja yang menjadi penyebab motor turun mesin. Dengan mengetahui penyebabnya, tentu Anda bisa mengambil langkah pencegahan sejak dini.

Secara umum, terdapat 4 penyebab utama turun mesin. Untuk detail ulasannya, sebaiknya Anda tetap membaca kelanjutan ulasan di bawah ini:

1. Telat Ganti Oli

Telat Ganti Oli Menyebabkan Suara Mesin Kasar
Telat Ganti Oli Menyebabkan Suara Mesin Kasar

Salah satu penyebab paling sering terjadi adalah telat ganti oli. Terkadang pemilik motor terlalu sibuk dengan rutinitas harian, sehingga jadwal ganti oli jadi terabaikan. Akibatnya, kualitas oli menurun dan volumenya berkurang.

Volume oli yang berkurang mengakibatkan suara mesin kasar dan cepat panas. Jika dibiarkan sering terjadi, bisa-bisa oli mesin habis dan mengakibatkan seher/piston terkancing. Jika hal itu sudah terjadi, maka tidak ada jalan lain yang bisa dilakukan kecuali turun mesin.

2. Jarang Melakukan Service Besar

Jarang Melakukan Service Besar Bisa Menyebabkan Turun Mesin
Jarang Melakukan Service Besar Bisa Menyebabkan Turun Mesin

Penyebab lain yang bisa mengakibatkan motor matic turun mesin adalah tidak melakukan service besar secara berkala. Minimal service besar dilakukan sekali dalam satu tahun. Karena bagaimanapun, mesin pasti mengalami beberapa gangguan selama proses pemakaian dalam setahun.

Salah satu contohnya adalah kerak-kerak bertumpuk di bagian mesin yang bisa mengakibatkan kerusakan. Untuk menghilangkannya, service besar secara berkala perlu dilakukan.

Baca Juga: Penyebab Umum Mesin Motor Mati Mendadak

3. Tune-Up yang Tidak Sesuai Standar

Tune-Up yang Tidak Sesuai Standar Memaksa Kinerja Mesin di Luar Kapasitas
Tune-Up yang Tidak Sesuai Standar Memaksa Kinerja Mesin di Luar Kapasitas

Sebagian pemilik motor matic melakukan tune-up atau memperbesar kapasitas silinder dengan alasan ingin meningkatkan kecepatan laju motor. Sayangnya, tune-up yang dilakukan tidak sesuai dengan standar dan tidak diimbangi dengan penyesuaian di bagian lain.

Proses tune-up seperti di atas ibaratnya memaksa mesin motor bekerja melebihi kapasitas dan kemampuannya. Hal ini lambat laun mengakibatkan kerusakan pada mesin yang berakhir dengan turun mesin.

4. Usia Pakai Motor

Usia Pakai Motor Mempengaruhi Performa Mesin Motor
Usia Pakai Motor Memengaruhi Performa Mesin Motor

Usia pakai motor turut memengaruhi kondisi mesin motor tersebut. Sebab, komponen mesin mulai banyak yang aus dan perlu diganti. Oleh karena itu, tidak perlu heran jika motor tua sering mengalami gangguan mesin yang mengakibatkan mogok.

Solusi untuk mengatasi hal ini hanya dengan turun mesin. Saat itu dilakukan, komponen-komponen mesin yang sudah aus bisa digantikan dengan yang baru.

Berapakah Biaya Turun Mesin Motor Matic?

Ilustrasi Turun Mesin Motor Matic
Ilustrasi Turun Mesin Motor Matic (Source : motorcycleshopphoenix.com)

Perlu diketahui bahwa biaya turun mesin motor matic berbeda-beda antara model yang satu dengan model yang lainnya. Selain itu, biaya yang dibebankan juga akan berbeda jika turun mesin dilakukan di bengkel umum atau bengkel spesialis.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui sisi perbedaan ini, agar tidak kaget ketika biaya turun mesin motor Anda lebih mahal atau lebih murah dibandingkan dengan biaya turun mesin motor teman atau tetangga Anda misalnya.

Selain itu, perlu dicatat juga bahwa turun mesin yang dimaksud di sini adalah turun mesin secara total. Jika sekedar service biasa, biaya yang dibebankan oleh bengkel berkisar Rp.150.000 hingga Rp.300.000. Tergantung kerusakannya.

Sedangkan untuk biaya turun mesin secara total berkisar Rp.400.000 hingga Rp.500.000. Ini baru biaya jasa saja, belum termasuk biaya penggantian komponen yang rusak dan harus diganti.

Penggantian komponen juga nantinya akan memberikan perbedaan harga. Semakin banyak komponen yang diganti, tentu biayanya akan semakin besar pula. Oleh karena itu, pemilik motor sebaiknya menyediakan budget sekitar Rp.1.500.000 untuk persiapan biaya keseluruhan.

Cara Merawat Motor Matic Setelah Turun Mesin

Sangat Penting Merawat Motor Matic Setelah Turun Mesin
Sangat Penting Merawat Motor Matic Setelah Turun Mesin

Setelah disebutkan di atas perkiraan biaya yang dihabiskan untuk turun mesin motor matic, penting juga untuk disebutkan cara merawat motor tersebut setelah turun mesin.

Bagaimanapun, jika Anda pernah mengalami kondisi di atas, harusnya bisa mengambil pelajaran. Apa sih yang perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali? Oleh karena itu, di bawah ini akan disebutkan cara melakukan perawatan tersebut :

  • Perbaiki cara berkendara.
  • Jangan menggeber gas sampai mentok.
  • Lakukan penggantian oli mesin tepat waktu.
  • Gunakan oli yang sesuai dengan standar pabrik.               
  • Jangan memaksakan kinerja mesin motor matic.
  • Rutin melakukan pemeriksaan komponen mesin.
  • Gunakan bahan bakar dengan kadar oktan yang sesuai.
  • Jangan membawa penumpang jika speedometer belum mencapai jarak 100 km.

Baca Juga: Penyebab speedometer motor mati

Itulah tadi perkiraan biaya turun mesin motor matic yang perlu dipersiapkan jika motor kesayangan Anda ingin turun mesin. Karena harganya lumayan mahal, sebaiknya Anda merawat mesin motor dengan baik.

Selain itu, pastikan Anda juga memerhatikan cara melakukan perawatan motor pasca turun mesin. Hal ini penting, agar kejadian serupa tidak terulang dan motor Anda lebih awet dan bisa digunakan dalam waktu lama.