Ketika anda ingin terjun dalam bisnis properti, bukan berarti Anda harus mempunyai modal yang besar untuk memulainya, bahkan tanpa menggunakan modal sedikitpun. Bagi anda yang ingin memulai bisnis poperti, modal paling utama adalah keterampilan berbicara.

Tentunya modal ini pasti sudah anda miliki hanya tinggal berlatih bagaimana mengolah kata sehingga apa yang anda sampaikan menjadi menarik.

Tips Memulai Bisnis Properti

Usaha bidang properti tidak hanya sebatas jual beli tanah, bangunan, dan jual hunian saja. Masih banyak cara lainnya yang dapat anda lakukan untuk memulai bisnis di bidang properti ini. Tentunya anda tidak perlu keluar modal banyak. Anda dapat melakukan bisnis properti kecil-kecilan yang dapat anda lakukan sekarang juga. Ingin tahu bagimana saja cara agar anda bisa berbisnis properti ini.

1. Jalinlah Relasi Yang Baik

Membangun jalinan relasi sangat dibutuhkan ketika Anda berbisnis marketing ini. Jangan lupa untuk selalu terbuka dan berhubungan baik dengan pihak penjual, sehingga Anda tidak akan mengalami kesulitasn ketika negosisasi komisi penjualan. Tidak hanya tentang komisi namun juga tentang informasi kondisi properti yang akan jual.

Dengan menjalin relasi yang baik dengan pihak pemilik atau penjual properti, Anda akan merasa diuntungkan dengan mudahnya akses ke penjual termasuk ketika harus ada tawar menawar harga dari pemilik. Pandailah dalam membangun jaringan sehingga setiap informasi terbaru tentang properti tersebut bisa segera Anda ketahui.

2. Menjadi Makelar yang Baik

Istilah lain dari makelar properti ini adalah broker, yaitu seorang perantara yang tugasnya menjembatani investor ke pihak pembeli atau penjual. Untuk menjadi broker ini, Anda tidak perlu mempunyai properti terlebih dahulu. Anda cukup membutuhkan pemahaman tentang tren harga properti di beberapa daerah. Selain itu milikilah jaringan yang luas agar banyak informasi yang bisa Anda dapatkan.

Bisnis properti ini sebenarnya bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu makelar freelance dan makelar bersertifikat yang bernaung dibawah satu perusahaan. Selain bisnis ini tanpa modal, Anda juga dapat menjalankan bisnis ini kapan saja dan tidak terikat waktu. Anda cukup meluangkan waktu untuk bertemu klien ketika cek lokasi. Pendapatannya juga menjanjikan.

3. Manfaatkan Teknologi Internet

Dengan semakin berkembangnya teknologi, internet telah menjadi salah satu fasilitas terbaik yang bisa Anda gunakan untuk memulai bisnis ini. Anda dapat mencari informasi tantang objek properti atau lahan yang akan dijual sehingga Anda bisa mengambil pasar dan mencari pelanggan yang ingin membeli properti tersebut.

Anda dapat memotret atau mengambil gambar properti dari media internet untuk bisa Anda pasang pada iklan Anda sendiri melalui internet. Jangan lupa untuk mencantumkan nomor kontak yang mudah dihubungi oleh calon pembeli. Beberapa media internet yang dapat anda gunakan untuk memasarkan iklan anda antara lain:

  • Media sosial: Instagram, Facebook
  • Marketplace: Tokopedia, Bukalapak, OLX
  • Blog
  • Forum

4. Jujur Dalam Segala Situasi

Salah satu faktor penentu keberhasilan dalam menjalankan bisnis properti adalah kejujuran. Hal ini sangat wajib dilakukan oleh Anda yang dalam posisi perantara. Jangan sampai anda berbisnis dengan cara berbohong, baik bohong pada penjual ataupun pada pembeli properti. Ketika anda berbohong dan membuat kecewa klien maka Anda akan kehilangan pasar yang lainnya.

Kecurangan yang Anda lakukan hanya akan merusak semua kerja keras yang telah anda bangun selama ini. Lebih baik bersikap jujur dan selalu terbuka selama Anda menjalankan bisnis sehingga akan berdampak pada rasa percaya para klien pada pada. Jika klien telah percaya maka bukan hal yang sulit untuk klien menggunakan jasa Anda kembali.

5. Mencari Informasi Properti

Selain memanfaatkan internet, Anda juga dapat mencari informasi tentang properti di surat kabar. Dengan modal sekitar Rp 3000 per hari, Anda dapat mengakses informasi tentang mana saja objek properti yang akan  diperjualbelikan. Cara ini cukup efektif untuk melihat pasar dan mencari objek jualan. Segera catat informasi yang Anda dapat kemudian pasang pada iklan Anda.

Sebelum Anda memasang iklan anda sendiri, terlebih dahulu hubungi pemilik properti untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan sampikan jika Anda berminat untuk ikut memasarkan properti tersebut. Tentunya ada perhitungan komisi yang bisa Anda dapatkan. Setelah ini anda tinggal memasarkan dan mencari pembeli.

6. Meyakinkan Investor

Tidak semua orang membeli sebuah properti untuk tempat tinggal. Ada beberapa yang membelinya sebagai investasi. Celah inilah yang dapat Anda manfaatkan agar anda mendapatkan pembeli yang sesuai dengan kriteria Anda. teruslah menjalin hubungan tang baik dengan penjual dan juga pihak investor sehingga target penjualan Anda tercapai.

Ketika pihak investor telah berhasil membeli properti tersebut, tugas Anda selanjutnya adalah mencarikan kembali pembeli lain yang ingin membeli objek tersebut dengan harga yang lebih tinggi. Dengan cara ini, pihak investor akan percaya pada Anda sebagai pemberi referensi yang tepat.

7. Bekerjasama dengan Pihak Developer Properti

Dengan Anda membuka kerjasama dengan pihak developer tentu akan memberikan Anda kemudahan terutama untuk mendapatkan informasi terkini tantang objek properti yang akan dijual. Anda dapat menerima dengan lengkap semua informasi termasuk lokasi , harga promosi, berbagai penawaran menarik dan juga diskon.

Biasanya developer juga mempunyai program khusus untuk para marketing yang membantu memasarkan propertinya. Manfaatkan program ini untuk bisa mendapatkan keuntungan lebih. Aktiflah untuk datang ke developer yang sedang memasarkan unit propertinya dan tawarkan kerjasama untuk penjualan. 

8. Perhatikan Orang  di Sekitar Anda

Untuk mengawali bisnis properti secara mandiri, Anda harus fokus dan rajin dalam mencari properti yang menguntungkan agar bisnis Anda terus berjalan.

Langkah pertama adalah memperhatikan kebutuhaan akan properti dari orang-orang di sekitar. Perhatikan apakah ada yang ingin menjual atau sedang mencari properti untuk mereka tempati.

Ketika orang-orang membicarakan tentang properti, Anda dapat ikut gabung dengan percakapan tersebut. Dengan cara ini Anda dapat belajar menjalankan bisnis properti dari siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Ketika belajar, Anda bisa lebih leluasa untuk berkesplorasi tanpa mempunyai beban seperti perjanjian atau lainnya.

9. Lakukan Mark Up Harga dengan Wajar

Sudah bukan rahasia lagi jika tiap makelar pasti akan menaikkan harga jual atau mark up harga. Hal ini tentu saja berhubungan dengan keuntungan yang akan didapatkan. Namun juga harus memperhatikan beberap hal seperti lokasi, kondisi bangunan, fasilitas umum, dan lainnya yang akan mempengaruhi harga jual walaupun berada di lokasi yang sama.

Tinjaulah kembali apakah harga yang Anda tetapkan telah sesuai dengan kualitas dari objek properti yang akan dijual atau belum.

Dengan adanya telaah dari sisi bangunan dan lainnya, kita dapat menentukan harga jual yang wajar untuk properti tersebut. Jangan menaikkan harga yang tidak masuk akal, karena hal tersebut justru akan membuat kita kehilangan pelanggan.

10. Membuat Website untuk Bisnis Properti Anda

Manfaatkan teknologi yang ada bukan hanya untuk mencari informasi terkait properti yang akan dijual, namun juga untuk melakukan pemasaran bisnis Anda. Cara terbaik untuk melakukan promosi adalah melalui website, sehingga lebih banyak orang yang melihat iklan Anda. Hal ini dapat membuat jangkauan pasar Anda akan lebih luas lagi.

Membuat website saat ini juga lebih mudah, jika belum mengetahui cara membuatnya, Anda dapat melihat di internet tentang pembuatan website. Tidak semua website adalah berbayar, banyak juga yang menyediaakan website gratis yang dapat Anda manfaatkan. Dengan mempunyai website sendiri, Anda dapat mengendalikan iklan yang anda tampilkan.

11. Buatlah Merek Usaha

Buat merek usaha untuk bisnis properti Anda
Buat merek usaha untuk bisnis properti Anda

Ketika bisnis properti Anda sudah mulai lancar dan berkembang, anda dapat membuat merek usaha Anda sendiri agar tampal lebih profesional. Merek yang Anda gunakan cukup nama atau kata yang mudah diingat oleh orang-orang. Namun jangan lupa untuk mendaftarkan merek usaha Anda secara hukum agar dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Kebanyakan pihak penjual atau pembeli lebih percaya dengan sebuah jasa yang telah mempunyai nama dan telah resmi terdaftar dibandingkan dengan jasa yang tanpa nama.

Memang untuk mendaftarkan merek usaha membutuhkan biaya. Jika anggaran Anda masih terbatas, Anda bisa mengagendakan pendaftaran merek ini pada kesempatan lainnya.

12. Aktif dalam Kegiatan Bisnis Properti

Dalam dunia bisnis apapun itu, perubahan-perubahan mudah saja terjadi. Termasuk dalam bisnis properti ini. Banyak sekali perkembangan baru yang harus selalu anda ikuti.

Untuk itulah Anda harus selalu aktif karena model bisnis ini adalah bisnis dinamis yang mudah mengalami perubahan. Anda bisa mengikuti workshop atau seminar tentang properti.

Ikutlah berpartisipasi ketika ada pameran properti, peluncuran properti, atau pelatihan tentang manajemen pemasaran properti.

Tentu hal tersebut sangat membantu Anda ketika menjalankan bisnis. Pengetahuan juga akan bertambah luas dan update. Dengan mengikuti acara ini, Anda juga dapat memperbanyak relasi yang ada.

13. Sisihkan Keuntungan Yang Anda Dapatkan

Setiap penjualan yang berhasil Anda lakukan tentu akan mendatangkan keuntungan bagi Anda. Pastikan untuk menyisihkan keuntungan dari komisi yang didapatkan untuk dapat meningkatkan dan memperbesar usaha nantinya. Misalnya dengan membuat website berbayar yang khusus dengan nama Anda sendiri, atau mendaftarakan merek usaha agar legal.

Memulai bisnis properti berbeda dengan bisnis yang lainnya. Bisnis ini dapat dilakukan bahkan tanpa modal sedikitpun.

Modal utamanya adalah informasi yang luas tentang properti yang akan dijual dan kemampuan berbicara sehingga dapat meyakinkan pembeli akan properti yang Anda tawarkan. Jangan lupas untuk selalu menjalin relasi yang baik antara pembeli dan penjual agar bisnis Anda lancar.