{"id":602,"date":"2020-12-14T19:59:44","date_gmt":"2020-12-14T12:59:44","guid":{"rendered":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/?p=602"},"modified":"2022-05-17T22:29:44","modified_gmt":"2022-05-17T15:29:44","slug":"cara-membuat-sertifikat-tanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Sertifikat Tanah"},"content":{"rendered":"\n<p>Sertifikat tanah merupakan salah satu surat berharga yang mencantumkan legalitas tanah. Sayangnya bagi sebagian orang, mengurus sertifikat tanah ini merupakan hal yang sulit. Padahal jika Anda telah mengetahui cara membuat sertifikat tanah, ternyata tidak terlalu rumit apalagi jika tanah sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda memiliki <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/properti?tipe%5B%5D=rumah\"   title=\"rumah\" data-wpil-keyword-link=\"linked\">rumah<\/a> yang dibangun di tanah kavling, pastikan sudah memiliki sertifikat tanah yang sah. Jangan dianggap sepele tentang surat tersebut. Jika Anda masih bingung tentang apa yang harus dilakukan untuk mengurus sertifikat tanah baru, silahkan simak info berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_68_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title \" >Daftar Isi Artikel<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #555555;color:#555555\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #555555;color:#555555\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#Tata_Cara_Membuat_Sertifikat_Tanah_Lewat_Notaris\" title=\"Tata Cara Membuat Sertifikat Tanah Lewat Notaris\">Tata Cara Membuat Sertifikat Tanah Lewat Notaris<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#1_Persyaratan_Pembuatan_Sertifikat_Tanah\" title=\"1. Persyaratan Pembuatan Sertifikat Tanah\">1. Persyaratan Pembuatan Sertifikat Tanah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#2_Alur_Pembuatan\" title=\"2. Alur Pembuatan\">2. Alur Pembuatan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#A_Pengajuan_Pembuatan_Sertifikat_Tanah_dengan_Bantuan_Notaris\" title=\"A. Pengajuan Pembuatan Sertifikat Tanah dengan Bantuan Notaris\">A. Pengajuan Pembuatan Sertifikat Tanah dengan Bantuan Notaris<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#B_Pembuatan_Sertifikat_Secara_Mandiri\" title=\"B. Pembuatan Sertifikat Secara Mandiri\">B. Pembuatan Sertifikat Secara Mandiri<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#1_Datang_ke_kantor_BPN_Badan_Pertanahan_Nasional\" title=\"1. Datang ke kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional)\">1. Datang ke kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#2_Pengukuran_Tanah_oleh_Petugas_BPN\" title=\"2. Pengukuran Tanah oleh Petugas BPN\">2. Pengukuran Tanah oleh Petugas BPN<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#3_Membayar_Pendaftaran_SK_Hak\" title=\"3. Membayar Pendaftaran SK Hak\">3. Membayar Pendaftaran SK Hak<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#3_Biaya_Pembuatan\" title=\"3. Biaya Pembuatan\">3. Biaya Pembuatan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#4_Waktu_Pembuatan_Sertifikat_Tanah\" title=\"4. Waktu Pembuatan Sertifikat Tanah\">4. Waktu Pembuatan Sertifikat Tanah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#Bagaimana_Jika_Sertifikat_Tanah_Hilang\" title=\"Bagaimana Jika Sertifikat Tanah Hilang?\">Bagaimana Jika Sertifikat Tanah Hilang?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#1_Buat_Surat_Pengantar_dari_Kelurahan\" title=\"1. Buat Surat Pengantar dari Kelurahan\">1. Buat Surat Pengantar dari Kelurahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#2_Lapor_ke_Kantor_Polisi\" title=\"2. Lapor ke Kantor Polisi\">2. Lapor ke Kantor Polisi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#3_Lapor_ke_Badan_Pertanahan_Nasional_BPN\" title=\"3. Lapor ke Badan Pertanahan Nasional (BPN)\">3. Lapor ke Badan Pertanahan Nasional (BPN)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#4_Membuat_Iklan_Pengumuman_Kehilangan_di_Media_Cetak\" title=\"4. Membuat Iklan Pengumuman Kehilangan di Media Cetak\">4. Membuat Iklan Pengumuman Kehilangan di Media Cetak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#5_Penerbitan_Sertifikat_Tanah_Pengganti\" title=\"5. Penerbitan Sertifikat Tanah Pengganti\">5. Penerbitan Sertifikat Tanah Pengganti<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-membuat-sertifikat-tanah\/#Penutup\" title=\"Penutup\">Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tata_Cara_Membuat_Sertifikat_Tanah_Lewat_Notaris\"><\/span>Tata Cara Membuat Sertifikat Tanah Lewat Notaris<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"450\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/sertifikat.jpg\" alt=\"Ilustrasi akad jual beli tanah\" class=\"wp-image-628\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/sertifikat.jpg 900w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/sertifikat-300x150.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/sertifikat-768x384.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption>Ilustrasi akad jual beli tanah (Gambar: asap.be)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sertifikat tanah ini merupakan surat resmi tentang <a href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cek-sertifikat-tanah-online\/\"><strong>kepem<\/strong>ilikan tanah<\/a>, baik itu merupakan tanah sendiri atau tanah hibah. Dalam sertifikat tersebut akan tercantum nomor sertifikat tanah yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah cara membuat sertifikat tanah dari AJB:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Persyaratan_Pembuatan_Sertifikat_Tanah\"><\/span>1. Persyaratan Pembuatan Sertifikat Tanah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengajuan pembuatan sertifikat tanah dan bangunan, bisa dilakukan dengan bantuan notaris atau tanpa notaris. Namun sebelumnya, perlu disiapkan beberapa persyaratan agar pengajuan berjalan lancar. Adapun persyaratannya adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) dari pemohon yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang<\/li><li>Fotokopi NPWP<\/li><li>Fotokopi KK (Kartu Keluarga) pemohon tanpa legalisir<\/li><li>Fotokopi bukti pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) selama satu tahun terakhir<\/li><li>IMB (izin mendirikan bangunan)<\/li><li>Pajak penghasilan (PPh)<\/li><li>AJB (Akta jual beli) tanah<\/li><li>BPHTB (bukti pelunasan pembayaran bea perolehan hak atas tanah dan bangunan)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Syarat ini akan berbeda jika Anda ingin membuat sertifikat tanah dari girik. Syarat atau kelengkapan yang harus Anda siapkan ada perbedaan. Selain syarat-syarat di atas, juga ada kelengkapan lain sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Surat riwayat tanah<\/li><li>Girik atau letter C<\/li><li>Surat pernyataan yang menyatakan tanah tidak sedang dalam kondisi sengketa<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Alur_Pembuatan\"><\/span>2. Alur Pembuatan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Agar bisa memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah langkah-langkah dalam pembuatan sertifikat tanah yang harus Anda tempuh:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"A_Pengajuan_Pembuatan_Sertifikat_Tanah_dengan_Bantuan_Notaris\"><\/span>A. Pengajuan Pembuatan Sertifikat Tanah dengan Bantuan Notaris<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, notaris yang dimaksud adalah PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah). Anda bisa datang ke kantor PPAT di wilayah Anda. Adapun cara pembuatan sertifikat dengan dengan menggunakan jasa PPAT adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Lengkapi semua persyaratan yang telah disebutkan di atas, kemudian serahkan berkas ke kantor pertanahan.<\/li><li>Kemudian, selanjutnya randa bukti dari kantor pertanahan diberikan kepada PPAT, dalam hal ini bisa disertai dengan permohonan balik nama.<\/li><li>PPAT akan menyerahkan tanda bukti penerimaan kepada pembeli tanah.<\/li><li>Nama pemegang hak sebelumnya atau penjual yang tertera dalam sertifikat dan buku tanah akan dicoret menggunakan tinta hitam. Coretan ini akan sah setelah mendapatkan paraf dari kepala kantor pertanahan.<\/li><li>Pembeli sebagai pemegang hak tanah yang baru, akan ditulis pada kolom dan halaman pada sertifikat dan buku tanah tersebut.<\/li><li>Selanjutnya bagian tersebut akan ditandatangani oleh Kepala Kantor Pertanahan atau pejabat lain dan diberikan tanggal.<\/li><li>Setelah 14 hari maka pembeli dapat mengambil sertifikat baru tersebut di kantor pertanahan.<\/li><li>Pembeli sah memiliki lahan secara hukum.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"B_Pembuatan_Sertifikat_Secara_Mandiri\"><\/span>B. <strong>Pembuatan Sertifikat Secara Mandiri<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"960\" height=\"508\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_130744.png\" alt=\"Ilustrasi tanda tangan pada sertifikat tanah\" class=\"wp-image-631\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_130744.png 960w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_130744-300x159.png 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_130744-768x406.png 768w\" sizes=\"(max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><figcaption>Ilustrasi tanda tangan pada sertifikat tanah<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain membuat sertifikat dengan bantuan dari notaris atau PPAT, sebenarnya Anda juga bisa mengajukan permohonan mandiri ke kantor pertanahan setempat. <\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa tahapan yang dilalui sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Datang_ke_kantor_BPN_Badan_Pertanahan_Nasional\"><\/span>1. Datang ke kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Silahkan datang ke loket pelayanan dengan membawa semua persyaratan yang telah disiapkan. Isilah formulir dan lakukan pembayaran untuk biaya pengukuran dan pemeriksaan tanah.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pengukuran_Tanah_oleh_Petugas_BPN\"><\/span>2. Pengukuran Tanah oleh Petugas BPN<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Petugas BPN akan datang ke lokasi dan melakukan pengukuran tanah sesuai dengan pengajuan. Dalam proses ini Anda wajib hadir. Hasil dari pengukuran, berupa gambar dan peta bidang, akan digunakan sebagai dasar pembuatan surat keputusan dari BPN pusat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membayar_Pendaftaran_SK_Hak\"><\/span>3. Membayar Pendaftaran SK Hak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Biaya_Pembuatan\"><\/span>3. Biaya Pembuatan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1880\" height=\"1253\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_131749.png\" alt=\"Anda wajib tahu biaya apa saja dalam membuat sebuah sertifikat tanah\" class=\"wp-image-634\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_131749.png 1880w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_131749-300x200.png 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_131749-1024x682.png 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_131749-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1880px) 100vw, 1880px\" \/><figcaption>Anda wajib tahu biaya apa saja dalam membuat sebuah sertifikat tanah<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Biaya yang akan dikeluarkan untuk pengurusan sertifikat tanah ini, tergantung dari jenis peruntukan, luas tanah, dan lokasinya. Semakin luas <a href=\"https:\/\/lacakharga.com\/properti?tipe%5B%5D=tanah\">tanah<\/a> dan semakin strategis lokasi, akan semakin tinggi pula biaya. Sebagai gambaran, berikut adalah\u00a0 biaya pengurus sertifikat tanah di DKI Jakarta:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Biaya pendaftaran: Rp 50.000,-<\/li><li>Biaya Panitia: Rp 354.000,-<\/li><li>Biaya pengukuran peta bidang tanah: Rp 124.000,-<\/li><li>Total biaya: Rp 528.000,-<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Waktu_Pembuatan_Sertifikat_Tanah\"><\/span>4. Waktu Pembuatan Sertifikat Tanah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1731\" height=\"1300\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_132042.png\" alt=\"Berapa lama kira-kira lama pembuatan sertifikat tanah?\" class=\"wp-image-636\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_132042.png 1731w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_132042-300x225.png 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_132042-1024x769.png 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/image_2020-12-14_132042-768x577.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1731px) 100vw, 1731px\" \/><figcaption>Berapa lama kira-kira lama pembuatan sertifikat tanah?<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Hampir sama dengan biaya pembuatan sertifikat tanah, waktu pembuatan juga tergantung dari luasan tanah. Selain itu, jenis peruntukan tanah juga mempengaruhi lamanya waktu pembuatan sertifikat tanah tersebut. Secara garis besar, waktu pembuatan dapat dirinci sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>Waktu 38 hari diperuntukkan untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Tanah non pertanian yang memiliki luas kurang dari 2.000 m\u00b2<\/li><li>Tanah pertanian dengan luasan kurang dari 2 hektar<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Waktu pembuatan 57 hari diperuntukkan untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Tanah pertanian dengan luas lebih dari 2 hektar<\/li><li>Tanah non pertanian yang memiliki luasan lebih dari 2.000 m\u00b2 sampai seluas 5.000 m\u00b2<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Waktu pembuatan 97 hari diperuntukkan bagi:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Tanah non pertanian yang memiliki luas lebih dari 5.000 m\u00b2<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Jika_Sertifikat_Tanah_Hilang\"><\/span>Bagaimana Jika Sertifikat Tanah Hilang?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"675\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/surat-tanah.jpg\" alt=\"Jangan sampai sertifikat tanah Anda hilang!\" class=\"wp-image-632\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/surat-tanah.jpg 900w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/surat-tanah-300x225.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/surat-tanah-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption>Jangan sampai sertifikat tanah Anda hilang! (Gambar: blog.spacestock.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sertifikat tanah merupakan salah satu dokumen wajib yang harus Anda miliki ketika memiliki tanah atau rumah. Sangat penting untuk menyimpan sertifikat ini dengan baik. Namun, bagaimana jika sertifikat tanah yang Anda miliki hilang?<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan cemas, berikut adalah cara mengurus sertifikat tanah yang hilang:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Buat_Surat_Pengantar_dari_Kelurahan\"><\/span>1. Buat Surat Pengantar dari Kelurahan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah pertama adalah meminta pengantar dari RT\/RW untuk dibawa ke kantor kelurahan setempat. Dari kelurahan akan diberikan surat pengantar terkait kehilangan sertifikat tanah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Lapor_ke_Kantor_Polisi\"><\/span>2. Lapor ke Kantor Polisi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Surat pengantar yang Anda terima dari kelurahan, silahkan dibawa ke kantor polisi untuk mendapatkan surat kehilangan. Dalam hal ini kantor polisi yang dimaksud adalah setingkat Polres. Pihak kepolisian akan membuatkan surat keterangan kehilangan sertifikat tanah sebagai lampiran ke BPN.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Lapor_ke_Badan_Pertanahan_Nasional_BPN\"><\/span>3. Lapor ke Badan Pertanahan Nasional (BPN)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Datang ke kantor BPN di wilayah lokasi tanah tersebut berada, dengan menyerahkan surat dari kepolisian. Kelengkapan dokumen yang harus dibawa ketika datang ke BPN antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Fotokopi KTP pemohon sebagai pemilik sertifikat tanah<\/li><li>Fotokopi PBB terakhir yang telah lunas<\/li><li>Fotokopi sertifikat tanah yang hilang<\/li><li>Surat keterangan kehilangan sertifikat tanah dari kepolisian<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Setelah itu, Anda tinggal menunggu panggilan dari BPN untuk dilakukan sumpah tentang kehilangan sertifikat tanah tersebut. Sumpah ini dilakukan di kantor BPN yang dipimpin oleh seorang rohaniawan BPN.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Membuat_Iklan_Pengumuman_Kehilangan_di_Media_Cetak\"><\/span>4. Membuat Iklan Pengumuman Kehilangan di Media Cetak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah mengucapkan sumpah, maka BPN akan mengumumkan melalui media cetak. Proses ini memang sengaja dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan atau adanya sanggahan dari pihak lain. Apabila terdapat sanggahan dari pihak yang mengaku pemilik tanah tersebut, dapat segera diselesaikan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Penerbitan_Sertifikat_Tanah_Pengganti\"><\/span>5. Penerbitan Sertifikat Tanah Pengganti<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>BPN akan menunggu sanggahan dengan jarak satu bulan dari iklan pengumuman dimuat di media cetak.<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila tidak ada sanggahan, BPN akan menerbitkan sertifikat tanah pengganti sesuai dengan dokumen yang diterima. Ukuran sertifikat adalah baku, sehingga sama dengan sertifikat yang hilang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Penjelasan cara membuat sertifikat tanah di atas semoga banyak membantu. Bisa juga kunjungi online BPN untuk informasi lebih lengkap<strong>, <\/strong>termasuk cara membuat sertifikat tanah warisan.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda bisa melakukan simulasi menghitung luas tanah online secara gratis untuk mendapat gambaran tentang contoh sertifikat tanah tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sertifikat tanah merupakan salah satu surat berharga yang mencantumkan legalitas tanah. Sayangnya bagi sebagian orang, mengurus sertifikat tanah ini merupakan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":626,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[43],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/602"}],"collection":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=602"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/602\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5929,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/602\/revisions\/5929"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/626"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=602"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=602"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=602"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}