{"id":5201,"date":"2023-04-15T00:31:20","date_gmt":"2023-04-14T17:31:20","guid":{"rendered":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/?p=5201"},"modified":"2023-08-25T20:19:40","modified_gmt":"2023-08-25T13:19:40","slug":"cara-mengecat-tembok-yang-benar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-mengecat-tembok-yang-benar\/","title":{"rendered":"Cara Mengecat Tembok yang Benar dan Cepat"},"content":{"rendered":"\n<p>Terkadang Anda ingin sekali mengganti cat dinding rumah yang sudah usang agar kembali terlihat fresh. Sayangnya, Anda tidak tahu cara mengecat tembok yang benar dan cepat, sehingga urung melakukannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, Anda tidak ingin menyewa orang untuk mengecat dinding rumah karena pertimbangan biaya. Jika kondisinya seperti ini, tentu Anda harus mempelajari bagaimana tata cara mengecat yang benar serta apa saja yang perlu Anda persiapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi tidak usah khawatir, karena artikel kali ini akan menyebutkan langkah demi langkah yang perlu Anda lakukan sampai proses pengecatan selesai dilakukan. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak ulasan lebih lanjut di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_68_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title \" >Daftar Isi Artikel<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #555555;color:#555555\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #555555;color:#555555\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-mengecat-tembok-yang-benar\/#9_Langkah_Cara_Mengecat_Tembok_yang_Benar\" title=\"9 Langkah &amp; Cara Mengecat Tembok yang Benar\">9 Langkah &amp; Cara Mengecat Tembok yang Benar<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-mengecat-tembok-yang-benar\/#1_Persiapkan_Alat_dan_Bahan_yang_Diperlukan\" title=\"1. Persiapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan\">1. Persiapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-mengecat-tembok-yang-benar\/#2_Membersihkan_Tembok_atau_Dinding\" title=\"2. Membersihkan Tembok atau Dinding\">2. Membersihkan Tembok atau Dinding<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-mengecat-tembok-yang-benar\/#3_Tutup_Bagian_yang_Tidak_Dicat\" title=\"3. Tutup Bagian yang Tidak Dicat\">3. Tutup Bagian yang Tidak Dicat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-mengecat-tembok-yang-benar\/#4_Ratakan_Tembok_yang_Retak\" title=\"4. Ratakan Tembok yang Retak\">4. Ratakan Tembok yang Retak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-mengecat-tembok-yang-benar\/#5_Aduk_Cat_Hingga_Tercampur_Sempurna\" title=\"5. Aduk Cat Hingga Tercampur Sempurna\">5. Aduk Cat Hingga Tercampur Sempurna<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-mengecat-tembok-yang-benar\/#6_Gunakan_Warna_Dasar_Tembok\" title=\"6. Gunakan Warna Dasar Tembok\">6. Gunakan Warna Dasar Tembok<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-mengecat-tembok-yang-benar\/#7_Mulai_Lakukan_Pengecatan\" title=\"7. Mulai Lakukan Pengecatan\">7. Mulai Lakukan Pengecatan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-mengecat-tembok-yang-benar\/#8_Gunakan_Teknik_Zig-zag\" title=\"8. Gunakan Teknik Zig-zag\">8. Gunakan Teknik Zig-zag<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/cara-mengecat-tembok-yang-benar\/#9_Tahap_Finishing\" title=\"9. Tahap Finishing\">9. Tahap Finishing<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Langkah_Cara_Mengecat_Tembok_yang_Benar\"><\/span>9 Langkah &amp; Cara Mengecat Tembok yang Benar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Persiapkan_Alat_dan_Bahan_yang_Diperlukan\"><\/span>1. Persiapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Persiapkan-Alat-dan-Bahan-yang-Diperlukan-1024x683.jpg\" alt=\"Persiapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan untuk Mengecat \" class=\"wp-image-5210\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Persiapkan-Alat-dan-Bahan-yang-Diperlukan-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Persiapkan-Alat-dan-Bahan-yang-Diperlukan-300x200.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Persiapkan-Alat-dan-Bahan-yang-Diperlukan-768x512.jpg 768w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Persiapkan-Alat-dan-Bahan-yang-Diperlukan.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Persiapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan untuk Mengecat (Source : MIKE GARTEN)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebelum mulai melakukan pengecatan, sebaiknya Anda mempersiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan. Tujuannya tentu saja agar proses pengecatan bisa berjalan dengan lancar, karena semua yang dibutuhkan sudah tersedia.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini alat dan bahan untuk mengecat yang perlu Anda persiapkan :<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Cat dinding<\/li>\n\n\n\n<li>Roller<\/li>\n\n\n\n<li>Spons<\/li>\n\n\n\n<li>Kuas<\/li>\n\n\n\n<li>Kape<\/li>\n\n\n\n<li>Ember<\/li>\n\n\n\n<li>Gayung<\/li>\n\n\n\n<li>Tangga (jika diperlukan)<\/li>\n\n\n\n<li>Koran bekas<\/li>\n\n\n\n<li>Plamir siap pakai<\/li>\n\n\n\n<li>Paint remover<\/li>\n\n\n\n<li>Deterjen<\/li>\n\n\n\n<li>Air<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Daftar alat dan bahan yang disebutkan di atas tidak bersifat mutlak. Anda bisa menambah, mengurangi, atau mengganti dengan yang lain sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Membersihkan_Tembok_atau_Dinding\"><\/span>2. Membersihkan Tembok atau Dinding<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Membersihkan-Tembok-atau-Dinding-1024x683.jpg\" alt=\"Bersihkan Dinding Terlebih Dahulu Sebelum Dicat \" class=\"wp-image-5209\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Membersihkan-Tembok-atau-Dinding-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Membersihkan-Tembok-atau-Dinding-300x200.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Membersihkan-Tembok-atau-Dinding-768x512.jpg 768w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Membersihkan-Tembok-atau-Dinding.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bersihkan Dinding Terlebih Dahulu Sebelum Dicat (Source : performance-painting.com)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Sebelum mulai mengecat, tentu terlebih dahulu Anda harus membersihkan tembok atau dinding yang ingin dicat dari kotoran dan debu. Tujuannya tentu saja agar hasil akhir dari pengecatan lebih rata dan halus.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk membersihkan dinding atau tembok, Anda bisa menggunakan sapu, kemoceng, atau vacuum. Jika nodanya terlalu besar, bersihkan saja menggunakan spons yang dicelupkan ke dalam air dan deterjen.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika cat dinding tersebut sudah tidak bagus lagi, Anda harus menghilangkan cat tersebut terlebih dahulu. Cara melakukannya sangat mudah, Anda hanya perlu mengamplasnya menggunakan spon yang dicampurkan dengan sedikit air.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga bisa menghilangkan cat lama yang sudah rusak menggunakan cairan paint remover. Tunggu 1-2 jam sampai cat mengelupas sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tutup_Bagian_yang_Tidak_Dicat\"><\/span>3. Tutup Bagian yang Tidak Dicat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Tutup-Bagian-yang-Tidak-Dicat-1024x768.jpg\" alt=\"Tutup Bagian yang Tidak Dicat \" class=\"wp-image-5208\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Tutup-Bagian-yang-Tidak-Dicat-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Tutup-Bagian-yang-Tidak-Dicat-300x225.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Tutup-Bagian-yang-Tidak-Dicat-768x576.jpg 768w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Tutup-Bagian-yang-Tidak-Dicat.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Tutup Bagian yang Tidak Dicat (Source : beres.id)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Jangan lupa untuk menutupi bagian-bagian tertentu yang tidak ingin dicat, seperti gagang pintu, bingkai jendela, tepi <a href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/inspirasi-model-plafon-rumah\/\">plafon<\/a>, dan yang lainnya. Tujuannya tentu saja agar bagian-bagian tersebut tidak terkena cipratan cat. Untuk menutupinya, Anda bisa menggunakan lakban atau yang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika di dekat tembok terdapat barang-barang yang tidak ingin terkena cat, Anda bisa menyingkirkannya terlebih dahulu. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa menutupinya menggunakan koran atau yang lainnya. Untuk lantai ruangan, Anda juga bisa menutupinya menggunakan koran agar tidak terkena cat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Ratakan_Tembok_yang_Retak\"><\/span>4. Ratakan Tembok yang Retak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"447\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ratakan-Tembok-yang-Retak.jpg\" alt=\"Ratakan Tembok yang Retak Sebelum Mengecatnya \" class=\"wp-image-5207\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ratakan-Tembok-yang-Retak.jpg 900w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ratakan-Tembok-yang-Retak-300x149.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ratakan-Tembok-yang-Retak-768x381.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ratakan Tembok yang Retak Sebelum Mengecatnya (Source : dekoruma.blog)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Cara mengecat tembok yang benar lainnya adalah dengan meratakan tembok yang retak terlebih dahulu sebelum mulai melakukan pengecatan. Gunakan saja dempul atau semen untuk menutupinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Biarkan mengering terlebih dahulu, lalu diamplas agar permukaan tembok jadi halus kembali. Dengan begini, hasil akhir dari pengecatan lebih rapi dan halus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Aduk_Cat_Hingga_Tercampur_Sempurna\"><\/span>5. Aduk Cat Hingga Tercampur Sempurna<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"450\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Aduk-Cat-Hingga-Tercampur-Sempurna.jpg\" alt=\"Aduk Cat Hingga Tercampur Sempurna \n\" class=\"wp-image-5206\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Aduk-Cat-Hingga-Tercampur-Sempurna.jpg 900w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Aduk-Cat-Hingga-Tercampur-Sempurna-300x150.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Aduk-Cat-Hingga-Tercampur-Sempurna-768x384.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Aduk Cat Hingga Tercampur Sempurna (Source : https:\/\/painterdoug.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebelum mulai mengoleskan cat pada tembok atau dinding, pastikan Anda mengaduknya terlebih dahulu sampai cat tercampur sempurna. Tujuannya agar cat tidak menggumpal, sehingga hasil cat lebih sempurna dan menghasilkan warna yang optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak perlu waktu lama untuk mengaduk cat hingga tercampur sempurna, cukup lima menit saja. Sebaiknya jumlah air yang digunakan untuk mencampur cat tembok sebesar 10% saja, agar warna cat lebih sempurna. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Gunakan_Warna_Dasar_Tembok\"><\/span>6. Gunakan Warna Dasar Tembok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"506\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Gunakan-Warna-Dasar-Tembok-Pada-Pengecetan-Pertama.jpg\" alt=\"Gunakan Warna Dasar Tembok Pada Pengecetan Pertama \" class=\"wp-image-5205\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Gunakan-Warna-Dasar-Tembok-Pada-Pengecetan-Pertama.jpg 900w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Gunakan-Warna-Dasar-Tembok-Pada-Pengecetan-Pertama-300x169.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Gunakan-Warna-Dasar-Tembok-Pada-Pengecetan-Pertama-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gunakan Warna Dasar Tembok Pada Pengecetan Pertama (Source : indotrading.com)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Sebelum mulai melakukan pengecatan menggunakan cat tembok pilihan Anda, pastikan untuk menggunakan cat dasar terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaiknya Anda menggunakan cat dasar yang mengandung acrylic emulsion, disebabkan daya tahannya sangat bagus terhadap garam alkali dan jamur.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar hasil pengecatan lebih rata dan mengkilap, jangan lupa untuk mengoleskan primer (cat dasar). Adapun jika dinding yang ingin dicat berwarna putih, pastikan Anda menghilangkan sisa cat yang lama terlebih dahulu. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/warna-cat-rumah-minimalis\/\">Pilihan Warna Cat Untuk Rumah Minimalis<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Mulai_Lakukan_Pengecatan\"><\/span>7. Mulai Lakukan Pengecatan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Mulai-Lakukan-Pengecatan-1024x576.jpg\" alt=\"Gunakan roller Untuk mengecat permukaan Bagian Dinding yang Tinggi \" class=\"wp-image-5204\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Mulai-Lakukan-Pengecatan-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Mulai-Lakukan-Pengecatan-300x169.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Mulai-Lakukan-Pengecatan-768x432.jpg 768w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Mulai-Lakukan-Pengecatan.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gunakan roller Untuk mengecat permukaan Bagian Dinding yang Tinggi (Source : performance-painting.com)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Setelah cat dasar pada dinding <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/properti?tipe%5B%5D=rumah\" title=\"rumah\" data-wpil-keyword-link=\"linked\">rumah<\/a> sudah mengering, selanjutnya Anda sudah bisa mulai melakukan pengecatan. Gunakan saja roller ketika ingin mengecat permukaan tembok yang lebar.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya saja, Anda tidak bisa menjangkau sudut-sudut ruangan yang kecil jika melakukan pengecatan menggunakan roller. Untuk itu, Anda bisa menggunakan kuas berukuran kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaiknya Anda melakukan pengecatan pada satu bidang permukaan dalam satu waktu. Upayakan untuk mengerjakan bidang cat per 2 m lebar dinding agar terjadi keselarasan pada kualitas warna dinding. Jangan lupa untuk memberikan jarak waktu antara lapisan satu dan lainnya selama 1-2 jam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan melakukan pengecatan dengan melompat-lompat karena hasil akhir pengecatan jadi tidak rata. Sebaiknya pengecatan dilakukan dari sudut kiri ruangan menuju sudut kanan ruangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Gunakan_Teknik_Zig-zag\"><\/span>8. Gunakan Teknik Zig-zag<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Gunakan-Teknik-Zig-zag-1024x683.jpg\" alt=\"Gunakan Teknik Zig-zag Saat Mengecat \" class=\"wp-image-5203\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Gunakan-Teknik-Zig-zag-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Gunakan-Teknik-Zig-zag-300x200.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Gunakan-Teknik-Zig-zag-768x512.jpg 768w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Gunakan-Teknik-Zig-zag.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gunakan Teknik Zig-zag Saat Mengecat (Source : dekoruma.blog)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Selain metode pengecatan biasa, Anda juga bisa melakukan teknik zig-zag. Cara melakukannya sangat mudah, Anda hanya perlu mengecat dari atas ke bawah berulang kali sampai dinding tertutup rata oleh cat tembok.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaiknya Anda tidak mengaplikasikan cat dinding sekali saja, tetapi aplikasikan dua lapis cat dinding sehingga warnanya terlihat jelas. Caranya, aplikasikan cat tembok pada lapisan pertama, lalu biarkan kering terlebih dahulu. Setelah itu, barulah Anda mengaplikasikan lapisan kedua.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Tahap_Finishing\"><\/span>9. Tahap Finishing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/finishing-1024x683.jpg\" alt=\"finishing\" class=\"wp-image-5202\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/finishing-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/finishing-300x200.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/finishing-768x512.jpg 768w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/finishing.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Setelah Pengecatan Selesai, Biarkan Sampai Mengering<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Setelah selesai melakukan pengecatan, Anda perlu menunggu cat kering sempurna. Jika terlihat ada bagian tertentu pada dinding yang masih bolong karena belum dilapisi cat, tinggal cat kembali menggunakan kuas kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda masih pemula, wajar jika hasil pengecatan yang Anda lakukan belum sempurna. Tidak ada yang instan, Anda tetap perlu banyak belajar untuk mendapatkan hasil pengecatan yang lebih maksimal sesuai keinginan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah melakukan semua langkah-langkah cara mengecat tembok yang benar di atas, berarti proses pengecatan sudah selesai. Selanjutnya, Anda hanya perlu melepaskan lakban penutup bagian yang tidak ingin dicat sebelumnya secara perlahan. Setelah itu, bersihkan semua peralatan yang sudah digunakan. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/merek-cat-tembok-terbaik\/\">10 Merek Cat Tembok Terbaik dengan Harga Terjangkau<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terkadang Anda ingin sekali mengganti cat dinding rumah yang sudah usang agar kembali terlihat fresh. Sayangnya, Anda tidak tahu cara&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5211,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[676,41],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5201"}],"collection":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5201"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5201\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6956,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5201\/revisions\/6956"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5211"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}