{"id":5091,"date":"2023-03-30T19:47:00","date_gmt":"2023-03-30T12:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/?p=5091"},"modified":"2023-08-01T19:28:21","modified_gmt":"2023-08-01T12:28:21","slug":"konsumsi-bbm-sigra-dan-calya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/konsumsi-bbm-sigra-dan-calya\/","title":{"rendered":"Berapakah Konsumsi BBM Daihatsu Sigra dan Toyota Calya?"},"content":{"rendered":"\n<p>Memiliki mobil sebagai kendaraan pribadi sehari-hari sangat penting. Sebab selain daya angkutnya lebih banyak dibandingkan motor, menggunakan mobil juga lebih nyaman karena pengemudi dan penumpang terlindungi dari hujan dan paparan sinar matahari langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Di era modern saat ini, mobil seakan menjadi angkutan \u2018wajib\u2019 karena digunakan sebagai transportasi keluarga, ke kantor, ke sekolah, ke pasar, dan yang lainnya. Tidak heran jika tingkat kebutuhan terhadap <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/kendaraan?tipe%5B%5D=mobil\"   title=\"mobil\" data-wpil-keyword-link=\"linked\">mobil<\/a> terus meningkat dari tahun ke tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan informasi dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tercatat penjualan mobil domestik pada tahun 2022 sebesar 1,04 juta unit, naik 17 persen dari penjualan pada tahun 2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ingin membeli mobil, bukan hanya harga jualnya yang perlu dipertimbangkan, tetapi juga konsumsi BBM (Bahan Bakar Mesin) mobil tersebut. Sebab, konsumsi bahan bakar mobil yang digunakan sangat memberikan pengaruh terhadap biaya operasional sehari-hari yang harus dikeluarkan.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_68_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title \" >Daftar Isi Artikel<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #555555;color:#555555\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #555555;color:#555555\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/konsumsi-bbm-sigra-dan-calya\/#Perbandingan_Konsumsi_BBM_Daihatsu_Sigra_dan_Toyota_Calya\" title=\"Perbandingan Konsumsi BBM Daihatsu Sigra dan Toyota Calya\">Perbandingan Konsumsi BBM Daihatsu Sigra dan Toyota Calya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/konsumsi-bbm-sigra-dan-calya\/#Daftar_Mobil_yang_Irit_BBM_Selain_Sigra_dan_Calya\" title=\"Daftar Mobil yang Irit BBM Selain Sigra dan Calya\">Daftar Mobil yang Irit BBM Selain Sigra dan Calya<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/konsumsi-bbm-sigra-dan-calya\/#1_Toyota_Agya\" title=\"1. Toyota Agya\">1. Toyota Agya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/konsumsi-bbm-sigra-dan-calya\/#2_Honda_Brio_12\" title=\"2. Honda Brio 1.2\">2. Honda Brio 1.2<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/konsumsi-bbm-sigra-dan-calya\/#3_Suzuki_Ignis\" title=\"3. Suzuki Ignis\">3. Suzuki Ignis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/konsumsi-bbm-sigra-dan-calya\/#4_Daihatsu_Sirion_2022\" title=\"4. Daihatsu Sirion 2022\">4. Daihatsu Sirion 2022<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/konsumsi-bbm-sigra-dan-calya\/#5_KIA_Rio\" title=\"5. KIA Rio\">5. KIA Rio<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/konsumsi-bbm-sigra-dan-calya\/#6_Ertiga_Hybrid\" title=\"6. Ertiga Hybrid\">6. Ertiga Hybrid<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/konsumsi-bbm-sigra-dan-calya\/#7_Daihatsu_Ayla_10_dan_12\" title=\"7. Daihatsu Ayla 1.0 dan 1.2\">7. Daihatsu Ayla 1.0 dan 1.2<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/konsumsi-bbm-sigra-dan-calya\/#8_Hyundai_Creta\" title=\"8. Hyundai Creta\">8. Hyundai Creta<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbandingan_Konsumsi_BBM_Daihatsu_Sigra_dan_Toyota_Calya\"><\/span>Perbandingan Konsumsi BBM Daihatsu Sigra dan Toyota Calya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"545\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/konsumsi-BBM-Daihatsu-Sigra-lebih-irit-dibandingkan-BBM-Toyota-Calya-1024x545.jpg\" alt=\"\nkonsumsi BBM Daihatsu Sigra lebih irit dibandingkan BBM Toyota Calya \" class=\"wp-image-5100\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/konsumsi-BBM-Daihatsu-Sigra-lebih-irit-dibandingkan-BBM-Toyota-Calya-1024x545.jpg 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/konsumsi-BBM-Daihatsu-Sigra-lebih-irit-dibandingkan-BBM-Toyota-Calya-300x160.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/konsumsi-BBM-Daihatsu-Sigra-lebih-irit-dibandingkan-BBM-Toyota-Calya-768x409.jpg 768w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/konsumsi-BBM-Daihatsu-Sigra-lebih-irit-dibandingkan-BBM-Toyota-Calya.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">konsumsi BBM Daihatsu Sigra lebih irit dibandingkan BBM Toyota Calya (Source : wikipedia.org)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika tidak ingin pengeluaran membengkak akibat biaya bahan bakar mobil, pastikan Anda hanya membeli mobil dengan konsumsi bahan bakar yang rendah alias irit. Di antara contohnya adalah mobil Daihatsu Sigra dan Toyota Calya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu Anda penasaran dengan konsumsi BBM Daihatsu Sigra dan Toyota Calya bukan? Untuk mengetahui manakah di antara keduanya yang irit bahan bakar, di bawah ini akan dibuatkan perbandingan konsumsi BBM Daihatsu Sigra Vs Toyota Calya.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui bahwa Daihatsu Sigra dibekali dengan mesin 1.0L 3-silinder yang mampu memberikan tenaga 68 PS dan torsi 90 Nm. Sedangkan Toyota Calya dibekali dengan mesin 1.2L 4-silinder yang mampu memberikan tenaga 87 PS dan torsi 108 Nm.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan tes resmi yang dilakukan oleh ARAI, diketahui kalau rata-rata konsumsi BBM Daihatsu Sigra berkisar 17,3 km per liter, sementara rata-rata konsumsi BBM Toyota Calya berkisar 17,8 km per liter. Dari sini bisa diketahui kalau Daihatsu Sigra lebih irit dalam konsumsi BBM dibandingkan Toyota Calya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya saja, Toyota Calya memiliki mesin yang lebih kuat dengan performa yang lebih baik dibandingkan Daihatsu Sigra. Bukan hanya itu, Toyota Calya juga dibekali dengan beberapa fitur tambahan canggih, semisal air conditioner (AC), power window, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan penjelasan di atas, diketahui kalau konsumsi BBM Daihatsu Sigra dan Toyota Calya sama-sama irit dan efisien. Hanya saja, konsumsi BBM Daihatsu Sigra lebih irit dibandingkan BBM Toyota Calya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam menentukan pilihan, setiap orang tinggal menyesuaikan dengan preferensi masing-masing, apakah lebih memilih mobil yang irit bahan bakar atau mobil dengan performa mesin yang tinggi serta dibekali dengan beberapa fitur tambahan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Daftar_Mobil_yang_Irit_BBM_Selain_Sigra_dan_Calya\"><\/span>Daftar Mobil yang Irit BBM Selain Sigra dan Calya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Selain mobil Daihatsu Sigra dan Toyota Calya, masih ada beberapa jenis mobil lainnya yang juga irit bahan bakar. Apa sajakah mobil tersebut? Yuk simak daftarnya di bawah ini :<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Toyota_Agya\"><\/span>1. Toyota Agya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"585\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Toyota-Agya.jpg\" alt=\"Toyota Agya \n\" class=\"wp-image-5099\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Toyota-Agya.jpg 900w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Toyota-Agya-300x195.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Toyota-Agya-768x499.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Toyota Agya (Source : oto.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Salah satu mobil yang juga dikenal irit dengan konsumsi bahan bakarnya adalah Toyota Agya, baik yang menggunakan mesin 1.000 cc maupun 1.200 cc.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana tidak, ketika digunakan berkendara di dalam kota, Toyota Agya yang menggunakan mesin 1.200 cc bisa menghabiskan BBM sebanyak 15 &#8211; 16 Km\/liter. Sedangkan jika digunakan berkendara pada rute tol dengan kecepatan konstan, maka konsumsi BBM-nya berkisar 19 &#8211; 20 km\/liter.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun konsumsi BBM Toyota Agya bermesin 1.000 cc lebih hemat lagi, karena hanya membutuhkan konsumsi BBM berkisar 21 &#8211; 22 km\/liter pada rute tol dengan kecepatan konstan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Honda_Brio_12\"><\/span>2. Honda Brio 1.2<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"718\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Honda-Brio-1.2-1024x718.jpg\" alt=\"Honda Brio 1.2 \" class=\"wp-image-5098\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Honda-Brio-1.2-1024x718.jpg 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Honda-Brio-1.2-300x210.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Honda-Brio-1.2-768x538.jpg 768w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Honda-Brio-1.2.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Honda Brio 1.2 (Source : wikimedia.org)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Jenis mobil lainnya yang juga terkena irit bahan bakar adalah Honda Brio 1.2. Mobil yang memiliki logo \u201cH tegak\u201d ini ternyata cukup irit bahan bakar.<\/p>\n\n\n\n<p>Bayangkan saja, mobil yang dibekali dengan mesin 1.2 cc 4 silinder ini memiliki daya maksimum 90 ps pada putaran 6.000 rpm, Untuk konsumsi rute kombinasi, mobil ini membutuhkan BBM berkisar 16 &#8211; 17 km\/liter.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara jika digunakan berkendara pada rute bebas hambatan, konsumsi BBM mobil ini berkisar 20 &#8211; 22 km\/liter. Bahkan untuk tipe paling rendahnya yaitu Brio Satya S, konsumsi BBM-nya berkisar 30 km\/liter saja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Suzuki_Ignis\"><\/span>3. Suzuki Ignis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"608\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Suzuki-Ignis-1024x608.jpg\" alt=\"Suzuki Ignis \" class=\"wp-image-5097\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Suzuki-Ignis-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Suzuki-Ignis-300x178.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Suzuki-Ignis-768x456.jpg 768w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Suzuki-Ignis.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Suzuki Ignis (Source : wikipedia.org)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Mobil lainnya yang juga terbukti irit bahan bakar adalah Suzuki Ignis. Mobil ini mengonsumsi BBM berkisar 18,2 km\/liter untuk rute kombinasi. Sedangkan pada rute tol dengan kecepatan konstan, mobil ini mengonsumsi BBM berkisar 22,3 km\/liter.<\/p>\n\n\n\n<p>Mobil yang terlihat seperti peranakan dari Daihatsu Taft dan Suzuki Swift ini dibekali dengan mesin 1.2 L 4 silinder yang mampu menghasilkan tenaga hingga 83 hp\/6.000 rpm. Bodinya yang kecil dan ramping menjadikannya sangat luwes digunakan berkendara di perkotaan yang padat lalu lintas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Daihatsu_Sirion_2022\"><\/span>4. Daihatsu Sirion 2022<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"470\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Daihatsu-Sirion-2022.jpg\" alt=\"Daihatsu Sirion 2022 \" class=\"wp-image-5096\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Daihatsu-Sirion-2022.jpg 900w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Daihatsu-Sirion-2022-300x157.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Daihatsu-Sirion-2022-768x401.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Daihatsu Sirion 2022 (Source : tirto.id)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Mobil yang bernama Daihatsu Sirion Facelift 2022 ini juga dikenal sebagai city car yang irit dalam konsumsi bahan bakar. Bayangkan saja, konsumsi mobil ini untuk rute kombinasi dalam keadaan stop-and-go berkisar 16 &#8211; 17 km\/liter. Sedangkan konsumsi bahan bakarnya untuk rute tol dengan kecepatan konstan berkisar 20 km\/liter.<\/p>\n\n\n\n<p>Mobil ini dilengkapi dengan transmisi terbaru khas Toyota dan Daihatsu, yaitu D-CVT dan dibekali dengan mesin bertenaga 95 hp\/6.000 rpm.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_KIA_Rio\"><\/span>5. KIA Rio<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/KIA-Rio-1024x576.jpg\" alt=\"KIA Rio \" class=\"wp-image-5095\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/KIA-Rio-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/KIA-Rio-300x169.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/KIA-Rio-768x432.jpg 768w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/KIA-Rio.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">KIA Rio (Source : autofun.co.id)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Jika ANda membutuhkan mobil yang terbukti paling irit dibandingkan mobil lainnya, maka KIA Rio bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda. Hal tersebut sudah dibuktikan dengan uji coba rute kombinasi, yang menunjukkan konsumsi bahan bakarnya berkisar 13 Km\/liter saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan untuk rute tol, percobaan KIA Rio di Indonesia dan di luar negeri membuktikan kalau konsumsi BBM mobil ini sama, yaitu sama-sama berkisar 22 Km\/liter.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Ertiga_Hybrid\"><\/span>6. Ertiga Hybrid<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ertiga-Hybrid-1024x576.jpg\" alt=\"Ertiga Hybrid \" class=\"wp-image-5094\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ertiga-Hybrid-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ertiga-Hybrid-300x169.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ertiga-Hybrid-768x432.jpg 768w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ertiga-Hybrid.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ertiga Hybrid (Source : liputan6.com)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>City car yang satu ini juga termasuk salah satu mobil yang terbukti memiliki konsumsi BBM paling irit dibanding mobil lainnya yang masih sekelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil pengetesan yang telah dilakukan oleh sejumlah media outlet di Indonesia menunjukkan kalau bahan bakar Ertiga Hybrid mampu bertahan di angka 19 &#8211; 22,5 km\/liter ketika melewati rute kombinasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Daihatsu_Ayla_10_dan_12\"><\/span>7. Daihatsu Ayla 1.0 dan 1.2<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"506\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Daihatsu-Ayla-1.0-dan-1.2.jpg\" alt=\"Daihatsu Ayla 1.0 dan 1.2\" class=\"wp-image-5093\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Daihatsu-Ayla-1.0-dan-1.2.jpg 900w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Daihatsu-Ayla-1.0-dan-1.2-300x169.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Daihatsu-Ayla-1.0-dan-1.2-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Daihatsu Ayla 1.0 dan 1.2 (Source : otomotifo.com)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Rasanya kurang lengkap jika kita tidak memasukkan Daihatsu Ayla ke dalam salah satu mobil paling irit BBM. Bayangkan saja, untuk Daihatsu Ayla yang dibekali dengan mesin 1.0 L, konsumsi BBM-nya berkisar 14-16 Km\/liter di dalam rute kombinasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pada rute jalan tol dengan kecepatan konstan, mobil ini hanya menghabiskan bensin berkisar 20 km\/liter.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbeda halnya dengan Ayla yang dibekali mesin 1.2 L, di mana konsumsi BBM-nya konstan berkisar 14 km\/liter jika digunakan berkendara dalam rute kombinasi atau 18 km\/liter dalam rute bebas hambatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Hyundai_Creta\"><\/span>8. Hyundai Creta<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"506\" src=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Hyundai-Creta.jpg\" alt=\"Hyundai Creta \n\" class=\"wp-image-5092\" srcset=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Hyundai-Creta.jpg 900w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Hyundai-Creta-300x169.jpg 300w, https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Hyundai-Creta-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Hyundai Creta (Source : iol.co.za)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Mobil yang satu ini dirakit di Indonesia dan terbukti memiliki konsumsi BBM yang cukup irit. Hal ini dibuktikan melalui test yang dilakukan sejumlah outlet media otomotif.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam test yang dilakukan tersebut, terbukti kalau konsumsi BBM mobil ini berkisar 13,5 &#8211; 14 km\/liter pada rute dalam kota. Sedangkan pada rute tol dengan mode berkendara normal, konsumsi BBM-nya berkisar 20 &#8211; 21 km\/liter.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah tadi penjelasan mengenai konsumsi BBM Daihatsu Sigra dan Toyota Calya dan perbandingan keduanya, serta daftar mobil lainnya yang juga terbukti irit dalam konsumsi BBM selain kedua mobil di atas. Semoga bermanfaat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/hasil-pengujian-konsumsi-bbm-avanza\/\">Hasil Pengujian Konsumsi BBM Avanza, Boros atau Irit?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memiliki mobil sebagai kendaraan pribadi sehari-hari sangat penting. Sebab selain daya angkutnya lebih banyak dibandingkan motor, menggunakan mobil juga lebih&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5101,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[659,485],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5091"}],"collection":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5091"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5091\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6616,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5091\/revisions\/6616"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5101"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5091"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5091"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lacakharga.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5091"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}